Foto Event

Musisi Lokal Ramaikan Peluncuran Album The Experience Brothers Edisi Kedua

Band blues rock asal Bekasi, The Experience Brothers, Rabu (28/9) meluncurkan album “Eye Contact” untuk kedua kalinya di The Jaya Pub, Jakarta. Acara bertajuk Eye Contact Concert Chapter 2 “Here Comes The Brothers” ini menghadirkan beberapa musisi independen lokal seperti Attir (Speaker First), Adrian Aditomo (Raksasa), Jimi Multahzam (The Upstairs, Morfem), Iga Massasrdi (The Trees and The Wild), dan Ramondo Gascaro (Sore). Sesuai namanya, acara ini merupakan edisi kedua dari peluncuran album “Eye Contact” setelah sebelumnya diadakan di Bumi Sangkuriang, Bandung, 2 April lalu.

Foto Event

Sons of Phoenix didaulat menjadi band pembuka pertama yang tampil. Membawakan empat lagu beraroma garage rock, mereka mampu memanaskan penonton yang sudah hadir terlebih dahulu. Berbeda dengan Sons of Phoenix, Backwood Sun menyajikan musik folk ala Fleet Foxes tepat sebelum Indra Ameng dari The Secret Agent memutarkan video clip pertama dari album kedua The Experience Brothers yang berjudul “Young Men.”

Selepas pemutaran video clip, kakak beradik Bram dan Daud Saladdin siap untuk menggempur penonton dengan musik blues rock era ‘80-an. “The Way I Am,” “Bonzo,” dan “Stompbox” menjadi tiga lagu pertama yang dimainkan sebelum mereka memanggil Attir untuk membawakan “Purple Haze” milik Jimi Hendrix. Selanjutnya, “Cry Won’t Help,” “Please,” “Heart Painted Black,” dan “Rock N’ Roll Style” berhasil disajikan oleh duo kakak beradik ini. Meskipun digempur dengan musik rock, suasana The Jaya Pub malam itu sangat cair. Itu karena ulah Daud yang sesekali melontarkan canda gurau dari balik set drum-nya.

Di lagu kesembilan, Adrian Aditomo naik panggung untuk memainkan “Shuld I Go or Should I Stay” milik The Clash. Dilanjutkan oleh Jimi Multahzam yang mengubah lagu “Love Comes In Spurts” milik Richard Hell menjadi “Love Comes In Sperms.”

Sudah 10 lagu dibawakan, namun Bram dan Daud masih punya energi untuk memanjakan kuping penonton dengan “Young Men” dan “Little Poni.” Sorak sorai dan tepuk tangan terdengar acapkali kakak beradik ini selesai memainkan lagu.

Meskipun bukan berasal dari band beraliran rock, Iga Massardi dan Ramondo Gascaro masing-masing mampu membawakan “I Got Mine” milik The Black Keys dan “Hello I Love You” milik The Doors dengan apik dan keras.

“Killer’s Eye Contact” dan “She’s Alright” akhirnya menutup setlist konser mereka dengan total 19 lagu! Powerful, keras, dan menghibur menjadi tiga kata yang dapat menggambarkan Eye Contact Concert 2011 Chapter 2 di Jakarta. Skill dan musikalitas merupakan faktor penting. Namun dukungan orangtua lah yang bisa menjadikan mereka seperti sekarang ini. Satu hal yang menjadi catatan pada konser malam itu adalah bahwa ayahanda dari Bram dan Daud hadir di peluncuran album kedua mereka. Sebuah dukungan yang sangat besar bukan?